Site icon SITUSBERITA24

Ducati Corse Kontrak Marc Márquez, Nasib Bagnaia Menunggu

Ducati Corse

Ducati Corse Kontrak Marc Márquez, Nasib Bagnaia Menunggu

Ducati Corse Menyusun Skuat Pembalapnya Untuk Era Baru Menjelang Musim 2027 Dan Fokus Utama Perhatian Mereka Jatuh Pada Marc Márquez. Sementara nasib rekan setimnya Francesco “Pecco” Bagnaia menjadi sorotan, Ducati menegaskan bahwa prioritas mereka adalah memastikan masa depan Márquez bersama tim sebelum membahas kontrak pembalap lain.

Marc Márquez sendiri telah menyelesaikan negosiasi awal perpanjangan dengan Ducati Corse dan tengah menuju kesepakatan jangka panjang, yang membuat tim memiliki keyakinan kuat akan keberlanjutan kerjasama mereka. Pembicaraan kontrak ini berlangsung di tengah persiapan agresif Ducati Corse menyambut musim MotoGP 2026 dan perubahan besar regulasi yang direncanakan untuk 2027.

Prioritas Ducati Corse: Mengamankan Márquez Terlebih Dahulu

CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyatakan bahwa perpanjangan kontrak Márquez menjadi target utama tim. Ia menegaskan bahwa kontrak baru Marc harus selesai sebelum musim kompetisi 2026 di mulai. Sehingga Ducati dapat memastikan pondasi tim yang stabil di tengah perubahan besar pada regulasi teknis yang akan datang. Setelah perjanjian dengan Marc tuntas, barulah Ducati akan mengalihkan perhatian untuk merundingkan masa depan pembalap lain, termasuk Bagnaia.

Domenicali menegaskan bahwa prioritas ini bukan berarti Ducati meninggalkan Bagnaia, namun karena status Márquez sebagai juara dunia dan figur sentral dalam strategi lompatan besar Ducati di lintasan membuat posisi pembalap asal Spanyol itu menjadi fokus. Ia juga menyatakan bahwa keputusan kontrak baru Pecco sangat tergantung pada hasil dan kondisi Marc, yang menunjukkan pentingnya posisi Marc dalam skuat jangka panjang.

Dalam waktu bersamaan, pembicaraan kontrak ini juga dibenarkan oleh pernyataan sendiri Marc Márquez yang mengungkapkan bahwa tujuan utamanya adalah tetap bersama Ducati. Dan ia siap memperpanjang masa baktinya bersama tim Italia tersebut. Márquez telah menjadi pemenang gelar dunia bersama Ducati dan memiliki posisi tawar yang kuat. Sehingga membuatnya menjadi pilihan utama Ducati dalam membangun tim menuju era baru kompetisi MotoGP.

Posisi Francesco Bagnaia dalam Ketidakpastian

Sementara perhatian Ducati terfokus pada kontrak Marc, nasib Francesco “Pecco” Bagnaia menjadi masalah yang lebih kompleks. Kontrak Bagnaia saat ini berlaku hingga akhir musim MotoGP 2026, tetapi hingga kini belum ada tanda perpanjangan resmi telah di sepakati. Kedudukan Bagnaia menjadi pembicaraan hangat karena posisi pembalap asal Italia itu relatif lebih menunggu keputusan Ducati setelah Márquez memastikan masa depannya.

Bagnaia merupakan pembalap yang telah tampil sebagai juara dunia MotoGP bersama Ducati dalam beberapa musim terakhir. Tetapi performanya mengalami tantangan pada musim 2025. Hal ini membuat posisi tawarnya menjadi berbeda di banding momentum di mana ia di perpanjang sebelumnya. Bagnaia sendiri memilih fokus pada musim 2026 dan menyatakan bahwa dirinya tetap tenang serta memberi prioritas penuh pada performanya di lintasan. Sementara urusan perpanjangan kontrak ia serahkan kepada manajemen tim.

Manajer Ducati Davide Tardozzi mengungkapkan bahwa Ducati akan mempertimbangkan kontrak Bagnaia setelah keputusan Márquez jelas. Pernyataan ini menegaskan posisi Bagnaia yang kini berada di posisi “tunggu dan lihat”. Berbeda dengan posisi awal ketika ia merupakan fokus utama proyek Ducati beberapa musim lalu.

Strategi Ducati Menuju Masa Depan

Pilihan Ducati untuk memprioritaskan Márquez mencerminkan strategi jangka panjang yang mempertimbangkan kebutuhan teknis, kompetitif, dan komersial tim. Márquez merupakan juara dunia MotoGP yang telah menyumbang gelar bagi Ducati. Dan memiliki pengaruh besar baik di dalam maupun di luar lintasan. Ia juga menjadi figur yang di yakini bisa memaksimalkan performa mesin terbaru Ducati. Serta membantu tim menghadapi tantangan perubahan regulasi pada 2027.

Bagi Bagnaia, ketidakpastian kontrak bukan berarti Ducati tidak menghargai jasanya. Melainkan cerminan dinamika pasar pembalap MotoGP saat ini. Ducati perlu memastikan susunan pembalap yang paling tepat untuk mempertahankan dominasi di kalender MotoGP yang kian kompetitif.

Keputusan Ducati Corse menempatkan perpanjangan kontrak Marc Márquez sebagai prioritas utama. Menunjukkan fokus strategi mereka pada stabilitas tim dan dominasi kompetitif jangka panjang. Sementara masa depan Francesco Bagnaia masih menunggu keputusan lebih lanjut setelah kontrak utama Márquez di tangan.

Exit mobile version