Site icon SITUSBERITA24

Virus Nipah, Gejala Mirip Flu Yang Bisa Berakibat Fatal

Virus Nipah

Virus Nipah, Gejala Mirip Flu Yang Bisa Berakibat Fatal

Virus Nipah Kembali Jadi Perhatian Global Setelah Sejumlah Kasus Terkonfirmasi Di India, Khususnya Di Wilayah Benggala Barat, Pada Awal 2026. Penyakit ini di kenal karena tingkat fatalitasnya yang tinggi antara 40% hingga 75% dan gejala awalnya yang sering mirip penyakit flu biasa. Penyebaran Virus Nipah dan bahayanya yang besar membuat otoritas kesehatan di berbagai negara meningkatkan kewaspadaan, termasuk di Indonesia.

Nipah virus adalah patogen zoonotik artinya bisa di tularkan dari Binatang ke manusia yang pertama kali di identifikasi pada akhir 1990-an di Malaysia. Virus Nipah masuk dalam daftar prioritas patogen yang perlu di waspadai oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena potensi penyebaran dan tingkat keparahan penyakit yang di timbulkannya.

Gejala Awal yang Mirip Flu Jangan Di remehkan

Salah satu tantangan utama dalam mengenali infeksi virus Nipah adalah gejalanya pada tahap awal sangat mirip penyakit umum seperti influenza. Pada umumnya, masa inkubasi virus Nipah berkisar 4 hingga 14 hari, tetapi bisa mencapai lebih lama dalam beberapa kasus. Gejala awal yang biasanya muncul meliputi:

Karena tanda-tanda ini tidak spesifik dan sangat mirip dengan infeksi virus ringan lainnya, banyak orang bisa menyepelekan gejala awal ini. Padahal, jika virus berkembang tanpa dikendalikan, kondisi bisa berevolusi ke fase yang jauh lebih serius.

Perkembangan Penyakit Virus Nipah: Ancaman Fatal yang Mengintai

Tanpa penanganan cepat, Nipah virus dapat menyebar ke sistem saraf pusat, menyebabkan ensefalitis akut (radang otak) — kondisi yang sering kali berujung fatal. Tanda-tanda neurologis ini termasuk:

Selain itu, virus ini juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat, termasuk pneumonia atipikal dan sesak napas pada beberapa pasien. Komplikasi ini, ditambah tingkat mortalitas yang sangat tinggi, menjadikan Nipah virus sebagai ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Bagaimana Virus Nipah Menular?

Virus Nipah dapat menular melalui beberapa jalur utama, yaitu:

Langkah Pencegahan dan Kewaspadaan Masyarakat

Karena belum ada vaksin, pencegahan menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman Nipah. Beberapa langkah penting yang dianjurkan oleh otoritas kesehatan termasuk:

Bagi masyarakat yang bepergian ke wilayah dengan laporan kasus Nipah, di sarankan untuk mengikuti protokol kesehatan lokal. Termasuk pemantauan kesehatan setelah kembali dan segera memeriksakan diri jika muncul gejala dalam 14 hari setelah perjalanan.

Virus Nipah adalah salah satu patogen paling berbahaya yang perlu di waspadai karena gejala awalnya yang mirip flu, namun dapat berkembang menjadi kondisi fatal seperti ensefalitis dan gangguan pernapasan berat. Tidak adanya obat atau vaksin khusus membuat pencegahan dan deteksi dini menjadi bagian penting dari strategi penanganan.

Exit mobile version