Eks Wamenaker Noel Bawa Surat dari Anak yang Berisi Rindu dan Doa

Eks Wamenaker Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Atau Yang Akrab Disapa Noel Kembali Menjadi Sorotan Publik

Eks Wamenaker Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Atau Yang Akrab Di sapa Noel Kembali Menjadi Sorotan Publik.  Saat menjalani proses persidangan terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3. Di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Di tengah suasana serius persidangan, Noel sempat menunjukkan momen emosional. Ketika ia membawa sepucuk surat dari anaknya yang berisi ungkapan kerinduan serta doa.

Noel hadir di pengadilan dengan pengawalan ketat. Meski menghadapi proses hukum, ia terlihat cukup tenang dan beberapa kali menyapa awak media. Namun perhatian terbesar justru tertuju pada surat yang ia bawa, yang di sebutnya sebagai penguat mental selama menjalani masa penahanan dan sidang.

Menurut Noel, surat tersebut di kirim oleh anaknya saat momen Natal 2025. Ia menyimpan surat itu dan membawanya sebagai pengingat bahwa keluarganya tetap mendoakan dan berharap ia kuat menghadapi situasi yang sedang di alami. Isi surat itu, kata Noel, menggambarkan rasa rindu sang anak dan harapan agar dirinya tetap tabah serta sehat.

“Ini surat dari anak saya, di kirim waktu Natal. Isinya rindu dan doa,” ucap Noel singkat kepada wartawan sebelum memasuki ruang sidang.

Sidang Kasus Sertifikat K3 Eks Wamenaker

Sidang Kasus Sertifikat K3 Eks Wamenaker Noel berkaitan dengan perkara dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker. Kasus ini menjadi perhatian karena menyeret sejumlah pihak, baik dari internal kementerian maupun pihak lain. Yang di duga terlibat dalam praktik pengurusan sertifikat tersebut.

Beberapa sumber menyebut dalam proses persidangan. Noel juga sempat menyinggung adanya pihak-pihak lain yang berkaitan dengan kasus yang menjeratnya. Namun demikian, fokus utama sidang perdana masih pada pembacaan dakwaan serta agenda awal proses peradilan.

Kantor Berita Antara melaporkan bahwa Noel menjalani sidang perdana setelah sebelumnya di tetapkan sebagai tersangka pada Agustus 2025 bersama beberapa pihak lain. Ia juga di sebut tidak mengajukan praperadilan dan menyatakan siap mengikuti proses hukum.

Momen Emosional Di Tengah Proses Hukum

Di luar aspek hukum, surat dari anak Noel menjadi sisi lain yang ikut menarik perhatian publik. Bagi sebagian orang, peristiwa ini menunjukkan bahwa proses peradilan tidak hanya soal dokumen dan pasal, tetapi juga menyangkut sisi kemanusiaan terdakwa dan keluarganya. Momen Emosional Di Tengah Proses Hukum.

Pengamat sosial menyebut momen ini kerap muncul dalam kasus besar, ketika terdakwa menghadapi tekanan mental karena proses hukum yang panjang. Dukungan keluarga, termasuk pesan sederhana sepertFi surat, dapat menjadi faktor penting menjaga kondisi psikologis seseorang agar tetap stabil selama menghadapi persidangan.

Noel juga menekankan bahwa dirinya tetap akan mengikuti seluruh proses sidang secara terbuka. Ia berharap kasus yang berjalan bisa segera menemukan kejelasan, sekaligus memberi ruang bagi dirinya menyampaikan pembelaan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Persidangan Noel akan berlanjut dengan agenda lanjutan sesuai jadwal pengadilan. Sementara itu, publik masih menunggu perkembangan lebih jauh terkait kasus ini, termasuk kemungkinan adanya fakta baru yang terungkap selama rangkaian persidangan berlangsung.

Di sisi lain, Noel meminta masyarakat tidak terburu-buru menghakimi sebelum proses hukum selesai. Ia menegaskan akan menghormati jalannya persidangan dan menyerahkan seluruh penilaian kepada majelis hakim. “Saya percaya hukum akan berjalan. Yang terpenting saya tetap kuat, keluarga juga terus mendoakan,” ujarnya.

Kuasa hukum Noel juga menyatakan pihaknya akan menyiapkan pembelaan secara maksimal, termasuk menghadirkan saksi dan dokumen pendukung di persidangan berikutnya. Mereka berharap majelis hakim mempertimbangkan seluruh fakta secara objektif. Sidang lanjutan di jadwalkan di gelar pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak penuntut umum.